You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Komisi A DPRD Pertanyakan Usulan Anggaran Pemberantasan Hama
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

DPRD Minta Anggaran Pembasmian Hama Diajukan SKPD Terkait

Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mempertanyakan pengajuan anggaran pembasmian hama dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2017 melalui masing-masing pemerintah kota.

Alokasi anggarannya kan ada di dinas terkait, mengapa diajukan lagi oleh para wali kota

Dewan menilai, seharusnya pengajuan anggaran diusulkan melalui satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) terkait.

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Riano P Ahmad mengatakan, seharusnya pengalokasian anggaran pemberantasan hama diusulkan oleh SKPD terkait. Sehingga tidak terjadi duplikasi anggaran. "Alokasi anggarannya kan ada di dinas terkait, mengapa diajukan lagi oleh para wali kota," ujarnya, Selasa (1/11).

Anggaran Pembebasan Lahan di Wali Kota akan Dikaji

Asisten Bidang Pemerintahan Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Bambang Sugiono mengatakan, alokasi anggaran pemberantasan hama juga perlu dilakukan di tingkat kota. Pasalnya, populasi hama seperti tikus got saat ini cukup tinggi.

"Predator seperti ular dan burung hantu saat ini tidak ada, imbasnya populasi hama cukup tinggi. Makanya pemberantasan hama juga prioritas di permukiman dan kantor pemerintahan," katanya.

Dikatakan Bambang, hama tikus nantinya akan dimusnahkan oleh Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI dengan cara digas kemudian akan dikubur atau dibakar di insenerator milik Dinas Kebersihan DKI.

"Kalau diracun saja tidak efektif, karena bangkai tikus masih rentan menularkan penyakit," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2179 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1149 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1068 personNurito
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1065 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1028 personFakhrizal Fakhri